Temuan terbaru: ChatGPT dan chatbot populer rentan disusupi, menghadirkan ancaman keamanan AI yang serius
Chatbot Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi bagian yang meluas dari interaksi online, dirancang untuk berinteraksi dengan pengguna dengan respon informatif dan membantu. Namun, penelitian terbaru oleh Universitas Carnegie Mellon dan Pusat Keamanan A.I. mengungkapkan kelemahan serius pada pelindung chatbot populer, termasuk ChatGPT , Google Bard , dan Claude . Para peneliti menemukan bahwa dengan menambahkan teks tertentu pada permintaan (prompt), dapat melewati mekanisme keamanan, menyebabkan generasi informasi berbahaya dan palsu. Kerentan ini menimbulkan kekhawatiran tentang banjirnya disinformasi dan toksisitas di internet. Perusahaan AI berinvestasi banyak usaha dalam melindungi chatbot mereka dari konten berbahaya seperti ujaran kebencian atau disinformasi. Namun, temuan para peneliti menunjukkan bahwa hal ini mungkin tidak cukup. Dengan menggunakan sistem AI sumber terbuka (open-source) , para peneliti dapat mengembangkan teknik untuk mengelabui mekanisme keamanan pada bebe...